Jumat, 03 Mei 2013

Sure Prizes or Surprises?!

         
       Ini menarik, sangat menarik, saking menariknya aku menjadikannya ide tulisanku kali ini. Tatkala pagi ini aku melangkahkan kaki memasuki ruang kelasku, yang terletak diujung lorong lantai satu gedung selatan, baru beberapa langkah memasuki pintu kelas menuju mejaku, sejenak aku terhenti. Surprise! Kulihat diatas mejaku menumpuk banyak sekali kado yang terbungkus dengan indah dan dihias dengan pita dan aksesoris lain yang sangat indah dan cantik. Karena kado-kado itu ditumpuk diatas mejaku maka wajar  patut aku mengira kalau semua “hadiah” itu ditujukan untukku. Selain keberadaan secara fisik dari kado-kado tersebut, yang merupakan representasi dari “pemberian” atau “hadiah”, adalah jumlahnya yang sangat banyak sehingga terkesan menggunung sampai-sampai menghalangi padangan siapapun yang duduk disitu. Dari siapakah kado-kado itu? Apa isi hadiah-hadiah itu. (^_^’ senyum-senyum).
Faktanya adalah, kado-kado itu bukanlah untukku, dari awal semua itu tidak pernah menjadi milikku. Hanya karena “hadiah-hadiah” itu diletakkan diatas mejaku bukan berarti ditujukan kepadaku. Penjelasannya sangat sederhana, aku hanya harus menjalankan tugas dan kewajibanku saja maka semua “hadiah” itu harus ada di mejaku. Kado-kado itu adalah hasil karya siswa dalam berkreasi membungkus dan menghias kado seindah dan secantik mungkin. Sebagai pengampu SBK (Seni Budaya dan Keterampilan) aku harus menilai hasil pekerjaan mereka. Kemarin aku tidak bisa mengajar SBK  di kelasku seperti seharusnya dikarenakan sebagai pengampu Bahasa Inggris kelas enam, aku harus mengoreksi hasil ujian sekolah siswa kelas enam di gedung lain (koreksi bersama). Tunggu dulu! yang bener yang mana nih? Pengampu Bahasa Inggris atau SBK? Hehe dua-duanya. Nah, guru lain harus menggantikan tugas mengajarku kemarin, walhasil pagi ini aku baru melihatnya. But, sure it’s prize. Really, for me (^_^’ senyum-senyum lagi).

Translate