Sabtu, 10 Januari 2009

The Miracles

Banyak pekerjaan, dikejar tenggat, ada masalah dengan atasan maupun teman sejawat? Energi sepertinya habis terserap dan hanya sisa-sisa kekuatan plus rasa capek yang teramat sangat yang dibawa pulang ke rumah. Subhanalloh...., itu semua musnah sirna tak berbekas hanya dengan satu obat yang ajaib dan mujarab (jadi kayak penjual obat lagi ngiklan). Ketika melihat senyum anak-anak menyambut, plus dengan pertanyaan dan komentar yang mau tak mau membuat bibir jadi melengkung keatas. Semua energi negatif seperti menguap entah kemana. Bermain dan bersenda gurau dengan mereka, menjadi penyembuh sakitnya badan dan penatnya pikiran. bahkan aktifitas yang dari salah satu sudut pandang dilihat sebagai rutinitas pekerjaan seperti, menyuapi dan memandikan anak pun menjadi sebuah hiburan tersendiri yang mampu mengusir segala beban di hati. Tentu menuntut sebuah kondisi, yaitu keikhlasan hati dan dibawa senang saja dalam menjalaninya. Hatta itu tangisan dan rengekan si kecil akan tetap bisa menjadi penawar lelah jiwa dan raga. "What a Miracles of Kids".

Terima kasih untuk buah hatiku, penyejuk mataku, belahan jiwaku, penawar rinduku, semangat hidupku..., Zidan..., Maira..., Jazakumulloh khoir. From: Ummi_Lia

Posting terkait:
Senja, Takut, Hujan dan Malam

Gurau dan Canda Rasulullah

Rasulullah SAW bergaul dengan semua orang. Baginda menerima hamba, orang buta, dan anak-anak. Baginda bergurau dengan anak kecil, bermain-main dengan mereka, bersenda gurau dengan orang tua. Akan tetapi Baginda tidak berkata kecuali yang benar saja.
Suatu hari seorang perempuan datang kepada beliau lalu berkata,
"Ya Rasulullah! Naikkan saya ke atas unta", katanya.
"Aku akan naikkan engkau ke atas anak unta", kata Rasulullah SAW.
"Ia tidak mampu", kata perempuan itu.
"Tidak, aku akan naikkan engkau ke atas anak unta".
"Ia tidak mampu".
Para sahabat yang berada di situ berkata,
"bukankah unta itu juga anak unta?"

Datang seorang perempuan lain, dia memberitahu Rasulullah SAW,
"Ya Rasulullah, suamiku jatuh sakit. Dia memanggilmu".
"Semoga suamimu yang dalam matanya putih", kata Rasulullah SAW.
Perempuan itu kembali ke rumahnya. Dan dia pun membuka mata suaminya. Suaminya bertanya dengan keheranan, "kenapa kamu ini?".
"Rasulullah memberitahu bahwa dalam matamu putih", kata istrinya menerangkan. "Bukankah semua mata ada warna putih?" kata suaminya.
Seorang perempuan lain berkata kepada Rasulullah SAW,
"Ya Rasulullah, doakanlah kepada Allah agar aku dimasukkan ke dalam syurga". "Wahai ummi fulan, syurga tidak dimasuki oleh orang tua".
Perempuan itu lalu menangis.
Rasulullah menjelaskan, "tidakkah kamu membaca firman Allah ini,

Serta kami telah menciptakan istri-istri mereka dengan ciptaan istimewa, serta kami jadikan mereka senantiasa perawan (yang tidak pernah disentuh), yang tetap mencintai jodohnya, serta yang sebaya umurnya".

Para sahabat Rasulullah SAW suka tertawa tapi iman di dalam hati mereka bagai gunung yang teguh. Na'im adalah seorang sahabat yang paling suka bergurau dan tertawa. Mendengar kata-kata dan melihat gelagatnya, Rasulullah turut tersenyum.

"Ya Allah selalu tuntun hamba agar senantiasa mengikut jejak rasul-Mu di segala hal, juga dalam bercanda"

Jumat, 09 Januari 2009

Sania


Puisi Untuk Palestina


Palestina Milik Kita
Tidak boleh ada yang mmengganggu
Allah pasti akan melindungi
Semoga Palestina tetap selamat
Palestina adalah saudaraku
Aku akan mendoakan Palestina
Dari kejahatan orang Yahudi
Dan tentaranya
Pasti Palestina akan melawannya

Nama : Sania Rizqia
Kelas 2 Al Hazen
Sekolah : SD Al Irsyad Al Islamiyyah 01

Anin


Palestina

Palestina saudaraku,

jangan pernah menyerah!

Palestina terus berjuang dan selalu semangat!

Pantang menyerah!

Palestina kau pasti bisa mengalahkan Israel

Ayo Palestina semangat.

Ya, Allah bantu Palestina

semoga palestina bisa mengalahkan Israel

Amin Ya Robal Alamin


Dari Anindya NH

Sekolah : SD Al Irsyad I

Purwokerto kelas 2 Al Hazen.

Kamis, 08 Januari 2009

Hendra


Hendra : "Palestina berjuanglah! pantang menyerah melawan Israel, jangan menyerah, kalian harus berjuang melawan musuhmu, jangan kalah dari yang lainnya, lindungilah Masjidil Aqsa dan lindungilah Mekkah juga lindungi Madinah."

Translate