Sabtu, 10 Januari 2009

The Miracles

Banyak pekerjaan, dikejar tenggat, ada masalah dengan atasan maupun teman sejawat? Energi sepertinya habis terserap dan hanya sisa-sisa kekuatan plus rasa capek yang teramat sangat yang dibawa pulang ke rumah. Subhanalloh...., itu semua musnah sirna tak berbekas hanya dengan satu obat yang ajaib dan mujarab (jadi kayak penjual obat lagi ngiklan). Ketika melihat senyum anak-anak menyambut, plus dengan pertanyaan dan komentar yang mau tak mau membuat bibir jadi melengkung keatas. Semua energi negatif seperti menguap entah kemana. Bermain dan bersenda gurau dengan mereka, menjadi penyembuh sakitnya badan dan penatnya pikiran. bahkan aktifitas yang dari salah satu sudut pandang dilihat sebagai rutinitas pekerjaan seperti, menyuapi dan memandikan anak pun menjadi sebuah hiburan tersendiri yang mampu mengusir segala beban di hati. Tentu menuntut sebuah kondisi, yaitu keikhlasan hati dan dibawa senang saja dalam menjalaninya. Hatta itu tangisan dan rengekan si kecil akan tetap bisa menjadi penawar lelah jiwa dan raga. "What a Miracles of Kids".

Terima kasih untuk buah hatiku, penyejuk mataku, belahan jiwaku, penawar rinduku, semangat hidupku..., Zidan..., Maira..., Jazakumulloh khoir. From: Ummi_Lia

Posting terkait:
Senja, Takut, Hujan dan Malam

Translate