Jumat, 15 Maret 2013

BREAK THROUGH


          Finaly the way out was founded to solved the problems. And it is fair enough for everyone involved. So that started for now on there will be a big changes. Begun with a wise advice for me, I got it from “cyrcle” today. It told me a lessons of the creation of Prophet Adam Alaihi as-salaam. Here they are:

1.   It was Friday, when Allah SWT was created prophet Adam, and it was also the day Allah SWT take him out from the heaven. Friday is such an special day in Islam. The best of the day is Friday (HR. Muslim). So that there would be no the end of the day except on Friday. The lesson is we should respected this day and do our best deeds as much as possible and as good as possible on Friday.

2.   Prophet Adam height was 60 feets its equals to 27,432 metres, with very perfect shape and in his golden age. Allah SWT was created him only by Kun Fayakun, be and there will be. After that  Adam was commanded to say salam to angels, and he say “Assalamualaikum”. “Wa’alaika salaam warohmatulloh, answered angels. From that story, we could knew that everyone will entering the heaven with the same shape with Adam. The lesson is we should not insult everybody’s weaknesses specialy phisicaly neither mentaly, because in the real life in the future everyone who entering the heaven have a same good shape as prophet Adam.

3.   Allah SWT was created prophet Adam  from all unsure of soil on earth so that his descendant have many variant wether in their phisicaly or in their characteristics. The lesson is we should respected any kind of differences and be wise on that.

4.   During 40 years prophet Adam  was only body without soul. So  it’s makes devil and angel had very big curiousity on it, especially devil, even he admire it, what kind of creature? He thought. Then devil hit the body, suddenly sounds was come out from forward and backward.  So we could knew that the first characteristic of human is can’t forbear their self. That was make devil thought, If Allah let me teasing him in future, it would be easy for me to beat him, said devil. The lesson is, it was very human if we can’t forbear ourself

5.   And talking about forbear there was other lesson we can take from the creation of the first human. Allah SWT gave  Adam everything, EVERYTHING, except one, a tree, a fruit tree. Al Quran never mention it’s name, but devil was named it as Khuldi tree, the meaning was immortal tree. Alloh SWT said, “Eats (qullu) everything, but don’t even closed to (laa taqrobu) that tree”.  This sentence had very deep philosophy, for everything Adam allowed to got it, Allah said Eat (qullu) but for Adam forbidden to got it Alloh said Don’t even close to (laa taqrobu). It had meaning, even you had very strong faith you can felt down, so don’t even close to what forbidden. The lesson is for who can’t forbear theirself so move away, don’t even dare to close it, because it bring big chance to felt you down in the dark of sorrow.

6.   From HR Turmudzi, told that when Allah SWT rub Adam’s back so that drop all the human soul until the judgement day. One of the soul interested Adam to questioned, “who is he?” “He is Dawud”, Alloh said. “How long his age?” Adam questioned again, “he would live until 60” Alloh Answered, because of Adam felt pity he said “Give him my 40 years”. In the future Adam forgot what he was said, he forgot not deny. The lesson is forget and forgotten is very human, it’s one of human characteristics just like Adam did.

Well, sure there were would be so many lesson we can take from the creation of first human. But it would be not enough space and time to write over it so from that story we could take conclutions, which are:
1.   We should respected Friday as a special day in Islam.
2.   We should not insult anyone because of their weaknesses.
3.   We should respected any kind of differences and be wise on that.
4.   It was very human if we can’t forbear ourself.
5.   Who can’t forbear theirself so move away, don’t even dare to close it, because it bring big chance to felt you down in the dark of sorrow.
6.   Forget and forgotten is very human.

What an advice for me. May Alloh give me strength to implemented a good value of the story. And it was very peaceful day when I don’t even close with the forbidden one. Amiin.

Note:
·        Retell from Tafseer Ibn Katheer.
·        I mess my grammatical, especially at past perfect future tense,,, hehe,,, give me a favour if you deserve too, jazakumulloh khoir. (Imalia)

Rabu, 13 Maret 2013

Me and My Me Time



Sedang senyum-senyum sendiri memandangi amplop-amplop yang ada di tanganku. Jumlah amplopnya lebih banyak dari bulan-bulan kemarin. Alhamdulillah, tulisan-tulisanku dimuat lagi oleh media massa setempat. Sebenarnya masih suka ketawa-ketawa ajah kalau penyebut diri sebagai penulis, tetapi amplop-amplop (honor tulisan yang dimuat) ditanganku berkata lain, mereka seolah berkata bahwa aku layak memakai kata itu. :) _PENULIS_ :) tapi ko masih pengen ketawa ajah yang ngedengernya,,, ga tahu berasa lutchu sendiri ajah,,,
Me and my me time, I really miss my me time, indeed. Terkadang meskipun di ruang publik merasa butuh juga ruang privasi. Entah kenapa sekarang dah ngerasa susah banget ngedapetin lagi tuh me time-ku.   Salahku! Dulu disini tenang dan sunyi untuk menghabiskan me time-ku. Sekarang berasa ada saja yang berkomentar negatif disetiap gerakku tentang apapun yang kutuliskan. Apapun! Alih-alih melemahkan justru malah sebaliknya, tekanan itu bisa melecutkan karya. Ya kita bicara karya disini, karya nyata, ini adalah tentang apa yang bisa kita hasilkan dan perbuat dari apapun kondisi yang dialami.
Dan selalu kukatakan berulang-ulang pada diriku: “Lia,,, kata-kata itu bukan ditujukan kepadamu, jangan pernah GR, sebagaimana tulisanmu juga tidak pernah ditujukan kepadanya, jadi jangan juga ada yang GR, :)
Dan selalu juga kutanyakan berulang-ulang pada hatiku: “Hai hatinya Lia,,, Lebih gampang mana,,, berusaha mencegah setiap mulut agar tidak bicara sembarangan atau menjaga hati sendiri agar tidak mudah tersinggung?”
Dan selalu kutanamkan dalam pikiranku berulang-ulang: “Lia,,, jadikan suara apapun yang masuk ke telingamu terdengar seperti menyemangati dan memotivasi, bukan melemahkanmu, apalagi membunuh karaktermu”
Jadi Lia selalu katakan ini kepada siapapun yang membuat masalah denganmu, aku tidak ada masalah denganmu, kalau kamu ada masalah denganku, itu masalahmu!
Me and my me time,,, sometimes,,, somewhere,,, somehow,,, wuddezigh,,, gubragh,,, bruggghhh,,, nunggu ada tepar dulu niy kayaknya,,, :) :) :)  tapi aku tidak suka kekerasan :) :) :)

Tambak Sogra, 12 Maret 2013
(Rain, Hut)

BAHASA ADALAH JENDELA ILMU


Bahasa adalah ibu dari semua ilmu pengetahuan dan kebijakan apapun dimuka bumi. Bahasa adalah media berkomunikasi dengan siapapun di dunia ini. Oleh karenanya kemampuan dalam berbahasa adalah mutlak diperlukan. Dalam kerangka inilah dipandang perlu bagi setiap individu mempunyai keterampilan berbahasa. Apalagi di jaman yang semuanya serba global ini, kemampuan berbahasa pun sudah seharusnya merujuk ke internasional language. Bahasa yang bisa diaplikasikan secara multi nasional, multi lateral dan multi cultural.
SD Al Irsyad Al Islamiyyah 01 Sebagai sekolah yang pernah merintis sebagai sekolah bertaraf international, meskipun sekarang kebijakan RSBI sudah dihapuskan, tetapi sekolah “mantan” RSBI tetap harus mempertahankan kualitasnya. Dan juga sebagai sekolah yang mempunyai visi jauh ke depan untuk mengembangkan kompetensi SDM maupun lulusannya di segala bidang termasuk salah satunya bahasa. Dicanangkanlah sebuah program untuk mencapai tujuan tersebut. Sebuah tujuan tidak akan pernah berhasil dengan baik tanpa adanya sebuah perencanaan yang baik pula. Dengan menyebut nama Alloh yang maha pengasih lagi maha penyayang. Dibuatlah berbagai program untuk merencanakan, melaksanakan dan mengevaluasi kebijakan yang sudah di tetapkan, untuk meningkatkan kualitas bahasa SDM SD Al Irsyad Al Islamiyyah 01 Purwokerto.
Dari sekian banyak program bahasa yang ada di SD Al Irsyad Al Islamiyyah 01 Purwokerto diantaranya adalah pemberian reward kepada SDM yang paling aktif menggunakan bahasa asing (Arab dan Inggris) baik secara lisan maupun tertulis. Reward ini diberikan sebulan sekali diumumkan pada waktu Stadium General, Sabtu pertama di tiap bulannya. Berikut adalah daftar penerima reward beserta galeri gambarnya. Semoga bisa menjadikan motivasi untuk menambah keterampilan diri. Ayo siapa menyusul?
Penerima Reward Bulan Januari:
1.    Ustadzah Yuliyanti, S.Pd
2.    Ustadzah Isni Ekowati, S.S.
3.    Ustadzah Ana Merdekawati, S.Tp
4.    Ustadzah Nur Amalina, S.Psi
5.    Ustadzah Dwi Kurnia Mundiasih, S.Si
6.    Ustadz Hasan Suwarto
7.    Ustadzah Almiya Safitri
Penerima Reward Bulan Februari:
1.    Ustadzah Lusiyati Retnosari, S.Pd
2.    Ustadzah Kurnia Rahayu
3.    Ustadzah Sida Sasmitaningsih, S.Si
4.    Ustadzah Sulistyowati, S.S.
5.    Ustadz Drs H. Andi Mulyono
6.    Ustadzah Dewi Nikenti Istirin, S.Sos
7.    Ustadzah Mardhiyah

Siapa mau menyusul sebagai juara di bulan Maret, ayo aktif berbahasa asing dalam percakapan di sekolah dan rajin mengirimkan karya ke language rendevouz. Ditunggu!

(PJ Bahasa SD Al Irsyad Al Islamiyyah 01 Purwokerto: Imalia Din Indriasih)






Kunjungi Website Resmi SD Al Irsyad Al Islamiyyah 01 Purwokerto  klik http://sdalirsyad01pwt.sch.id/

SPECIAL FOR WOMAN ONLY


Catatan Sabtu, 9 Maret 2013.
Kegiatan para ustadzah SD Al Irsyad Al Islamiyyah 01 Purwokerto pada hari ini tidak seperti rutinitas biasanya. Selepas ekstrakulikuler, pukul 10.30. mereka menuju ke areal outbound Kidung Kampoengku yang terletak di kecamatan Kedung Banteng, di kaki Gunung Slamet. Kira-kira ada acara apa ya disana? Ternyata para ustadzah ini mau mengikuti acara bina ukhuwah ustadzah yang merupakan program rutin tahunan yang diselenggarakan khusus hanya bagi ustadzah. Kalau ustadznya? Beda lagi acaranya yang khusus bagi ustadz.
Rangkaian kegiatan dimulai pukul 11.00 tepat dibuka oleh Ustadzah Titi Yuniarti, S.E. selaku wakil Kepala Sekolah Level 1. Dimulai dengan tausiyah dari mubalighoh yang sangat tidak asing bagi warga Purwokerto yaitu Ustadzah Ning, beliau adalah istri dari Ustadz Muhibbin Bakrun, Lc. Menghantarkan sebuah tema tentang peranan wanita dalam Islam yang dibawakan secara lugas dan menarik antusiasme seluruh ustadzah yang mendengarkan. Disambung dengan sholat Dhuhur berjamaah dan makan siang bersama.
Selanjutnya seluruh ustadzah dibagi kedalam tiga kelompok dan memainkan berbagai permainan kerjasama dan leadership, menangkap ikan, arum jeram dan dia khiri dengan flying fox. Kegiatan ini memang dikemas khusus hanya bagi wanita, maka selama kegiatan ini berlangsung dari awal sampai terakhir, seluruh peserta outbound terlihat sangat lepas dalam berekspresi. Ustadzah Nur Azizah selaku ketua panitia mengatakan, selain sebagai media refreshing kegiatan bina ukhuwah ini bertujuan untuk mempererat tali ukhuwah antar ustadzah yang pada rutinitas sehari-hari intensitas pertemuan seringnya hanya satu lokal saja. Seperti kita ketahui bersama SD Al Irsyad 01 terdiri dari dua lokal yakni gedung utara (level 1-4) dan gedung selatan (level 5-6). Semakin kuat ukhuwah terjalin, semakin mantap langkah terayun, semakin dekat tujuan tercapai, insyaalloh. (Imalia)







Kunjungi Website Resmi SD Al Irsyad Al Islamiyyah 01 Purwokerto  klik http://sdalirsyad01pwt.sch.id/ 

Translate