Senin, 25 Februari 2013

KE DESA? INI BARU BEDA!



Bermain dibawah matahari yang bersinar lembut di kaki gunung. Menapaki pematang sawah di kanan kirinya para petani tengah sibuk mengurusi tanamannya. Kemudian menyusur saluran irigasi lengkap dengan suara gemericik airnya. Menangkap ikan dengan berkotor-kotor di lumpur sawah, lantas ber”arungjeram” dengan ban karet di bantaran sungai yang berarus deras. Memanjat dan bergelantungan di pohon. Sebuah potret lengkap akan gambaran bermain masa kecil yang sempurna, namun apakah di jaman serba gadget ini, serta ditengah-tengah lingkungan perkotaan anak-anak kita masih bisa bermain dengan nuansa seperti yang digambarkan diatas? Jawabanya pasti akanlah sulit tetapi bukannya tidak mungkin. Inilah yang dilakukan siswa-siswi kelas 5 SD Al Irsyad Al Islamiyyah 01 Purwokerto pada hari rabu tanggal 23 Januari 2013. Bertempat di kidung kampungku, yang berada di kecamatan kedung banteng, mulai pukul 07.00 sampai 14.00.

Ratusan siswa-siswi ini bermain menyusur kampung, melewati peternakan sapi, areal persawahan, bantaran irigasi dan arus sungai pedesaan. Sambil bermain aneka permainan yang masing masing permainan mempunyai maksud dan tujuan sendiri seperti permainan lompat zombie yang melatih konsentrasi otak dan gerakan. Permainan estafet bola pipa yang menitik beratkan pada kecepatan dan kerjasama tim. Mereka juga harus melewati halangan tali yang merintang dengan mata tertutup yang sangat melatih indra pendengaran karena hanya petunjuk yang diberikan oleh temannyalah yang bisa menunjukkan jalannya.

Sepajang perjalanan sejauh mata memandang hanya tampak keindahan alam pedesaan yang sejuk nan menawan. Keseruan tidak berhenti sampai disitu, menangkap ikan di lumpur sawah pun membuat mereka terbenam dalam keasyikan meski tubuh dan pakaian berlumuran lumpur namun tawa riang menyertai apalagi tatkala ikan-ikan berhasil tertangkap. Walaupun matahari sudah mulai terik bersinar sama sekali tidak menyurutkan semangat untuk berarum jeram di sungai panjang yang berarus deras dengan menggunakan ban karet, tidak ada satu wajah pun yang tidak ceria. Semua berbaur, mencebur dan mengikut alur, rasanya tak ingin segera berakhir.

Namun mau tak mau mereka harus sampai pada permainan terakhir yakni, Flying fox, dengan antusias siswa-siswi tertib antri untuk menunggu giliranya. Seluruh rangkaian acara ditutup dengan makan siang bersama dan sholat dhuhur berjamaah. Ustadz Jusup Sutjahjo selaku waka level 5 beserta jajaran guru sebagai panitia merasa lega tatkala acara berlangsung sangat lancar dan sukses, siswa-siswi pulang dengan senyuman gembira dan ingin mengulang kembali kegiatan serupa. Beliau mengatakan semoga dengan adanya kegiatan ini bisa menambah semangat belajar putra-putri level 5. Amiin. (Imalia)

Baca juga artikel lainnya:
Video Pembelajaran Multimedia
Satu Lagi Dari SD Al Irsyad 01
Siapa Cepat Dia Dapat 
Bahasa Adalah Jendela Ilmu
Special for Women Only 
Getarkan Dunia Dengan Al Quran  
Habbitforming dengan Veltikultur 
Pilkada lagi Pilkada lagi 
Aku Bisa Menyembelih Ayam Sendiri 
Sung Serrrr... 
Juara Lomba Cipta Puisi
Jaket, Jaket Apa Yang Bisa Dimakan?
Mas Paul, Bukan Mister Paul


Kunjungi Website Resmi SD Al Irsyad Al Islamiyyah 01 Purwokerto  klik http://sdalirsyad01pwt.sch.id/  

Translate