Selasa, 05 Maret 2013

PILKADA LAGI PILKADA LAGI



Pada saat sekarang ini baik di media massa maupun di lingkungan sekitar kita sedang marak dan ramai dibicarakan tentang PILKADA. Mulai dari komunitas akar rumput seperti warung kopi pinggir jalan, ibu-ibu yang lagi belanja di pasar, arisan RT sampai kepada komunitas awang-awang atau sosial media seperti Facebook, Twitter, web dan blog banyak mengangkat tema ini bahkan menjadikannya sebagai media kampanye yang efektif bagi cyber society. Bagaikan runtutan yang sambung menyambung, selesai yang satu menyambung lagi yang berikutnya. Baru saja di kota kita tercinta selesai menyelenggarakan hajatan akbar PILKADA ini, disusul Jabar yang cukup mendapatkan perhatian dari media massa nasional maupun lokal, sekarang Sumut, sebentar lagi Jateng. Dan juga kota-kota lain disekitar Banyumas seperti Tegal, Magelang dll.

Bukan bermaksud untuk latah mengikuti tren topik yang sedang hangat dibicarakan akhir-akhir ini, jika SD AL IRSYAD AL ISLAMIYYAH 01 PURWOKERTO ikut-ikutan menyelenggarakan Pilkada yang dilakukan oleh murid-murid kelas 5. Loh ko bisa? Ya, adalah mata pelajaran PKN dengan materi Menghargai dan Menaati Keputusan Bersama, dimana didalamnya membahas mengenai musyawarah mufakat dan voting sebagai bentuk pelaksanaan demokrasi. Oleh karenanya agar siswa lebih bisa memahami dan menghayati makna dan pelaksanaan dari demokrasi ini maka dibuatlah bentuk kegiatan simulasi PILKADA, yang menyerupai PILKADA yang sesungguhnya. Lengkap dengan segala atribut pemilihan seperti kotak suara, bantal coblos, bilik suara, kertas suara, kepanitiaan, bahkan masa kampanye yang lengkap dengan pernak-pernik promosi bakal calon. Betapa pekan yang “panas” menjelang simulasi PILKADA ini.

Al Hasil, siswa pun melaksanakan simulasi pilkada selama pekan keempat bulan Februari 2013 dari kelas 5 Abu Bakar Ash Shidiq, 5 Umar Bin Khottob, 5 Usman Bin Affan, 5 Ali Bin Thalib secara serentak melaksanakan simulasi PILKADA. Mulai dari kedatangan ke tempat pemilihan, kemudian daftar ulang ke panitia pemilihan, antri menunggu panggilan, melaksanakan pencoblosan, memasukkan ke kotak suara, memakai tinta dan diakhiri dengan penghitungan suara. Semua berjalan lancar dan damai serta tidak ada friksi antara kandidat yang menang dan kalah karena pada hakikatnya ini adalah kemenangan bersama. Ustadz Drs. H. Andi Mulyono selaku guru pengampu PKN mengatakan bahwa hendaknya setiap guru bisa berinovasi dalam menyampaikan materi pelajaran, memang akan sedikit membutuhkan persiapan lebih tetapi hasilnya akan lebih maksimal. Video pelaksanaan simulasi PILKADA ini sudah diunggah ke situs youtube dan bisa dilihat disini.  Sepakat Ustadz Andi, seperti kata seorang filosof dari China Confusius, I hear and I forget. I see and I remember. I do and I understand. Ayo ditunggu kreatifitas inovatif dari guru-guru yang lainnya. (Imalia)

Baca juga artikel lainnya:
Video Pembelajaran Multimedia
Satu Lagi Dari SD Al Irsyad 01
Siapa Cepat Dia Dapat 
Bahasa Adalah Jendela Ilmu
Special for Women Only 
Getarkan Dunia Dengan Al Quran  
Habbitforming dengan Veltikultur 
Juara Lomba Cipta Puisi
Aku Bisa Menyembelih Ayam Sendiri 
Sung Serrrr... 
Ke Desa Ini Baru Beda 
Jaket, Jaket Apa Yang Bisa Dimakan?
Mas Paul, Bukan Mister Paul
Kunjungi Website Resmi SD Al Irsyad Al Islamiyyah 01 Purwokerto  klik http://sdalirsyad01pwt.sch.id/  

Translate