Selasa, 05 Maret 2013

WHAT! STILL CAN BE SEEN?!



Apa! Masih bisa dilihat? Kurang lebih begitulah responku ketika membaca salah satu artikel dari blogger tentang Melihat Tweets orang yang nge Block akun kita di Twitter, artikelnya bisa dibaca disini. Pertanyaan berikutnya adalah kenapa disediakan fitur blocked kalau masih ada celah. Masih mencari sisi positif dari “tanda” hari ini, pasti selalu ada, biasanya begitu dan sudah seharusnya begitu. Someone said that If a psycholog can read a person just like a book, I can read (even) a psycholog just like stalking twitter :D. Couldn’t agree more, aku tidak mau dibaca, and do not want some(any)one stalking on me too.

Dari cerita mengenai stalking men-stalking ini banyak yang lutchu-lutchu, tapi tidak ada yang lebih aneh dan lutchu selain menertawai tingkah sendiri. Dan aku pun tertawa hahahahahahah,,,, daripada menangis tersedu huhuhuhuhuhuh,,, (bukan berarti fansnya wali). Berawal dari jadi Nancy Drew yang salah hipotesa, (sebentar pengen ketawa lagi hihihihihihihih,,,,), terus tweetwar yang aneh dan bikin cape deh heheheheheheh,,,,. Tapi bisa jadi ada salah konklusi lowh hohohohohohoh,,,

Terimakasih ya Alloh, tuk menjadikan hariku selalu menarik. Tuk menjadikan disekelilingku, bahkan benda mati, sebagai tanda yang harus kubaca. Tuk menjadikan orang-orang disekelilingku inspirasi yang melengkapi. Tuk menjadikan mimpi-mimpi mulai bisa kuberi tanggal. Tuk menjadikan aku adalah diriku. Lantas yang mana lagi yang bisa kudustakan. Semua tlah Kau jadikan,,,(Imalia)

PILKADA LAGI PILKADA LAGI



Pada saat sekarang ini baik di media massa maupun di lingkungan sekitar kita sedang marak dan ramai dibicarakan tentang PILKADA. Mulai dari komunitas akar rumput seperti warung kopi pinggir jalan, ibu-ibu yang lagi belanja di pasar, arisan RT sampai kepada komunitas awang-awang atau sosial media seperti Facebook, Twitter, web dan blog banyak mengangkat tema ini bahkan menjadikannya sebagai media kampanye yang efektif bagi cyber society. Bagaikan runtutan yang sambung menyambung, selesai yang satu menyambung lagi yang berikutnya. Baru saja di kota kita tercinta selesai menyelenggarakan hajatan akbar PILKADA ini, disusul Jabar yang cukup mendapatkan perhatian dari media massa nasional maupun lokal, sekarang Sumut, sebentar lagi Jateng. Dan juga kota-kota lain disekitar Banyumas seperti Tegal, Magelang dll.

Bukan bermaksud untuk latah mengikuti tren topik yang sedang hangat dibicarakan akhir-akhir ini, jika SD AL IRSYAD AL ISLAMIYYAH 01 PURWOKERTO ikut-ikutan menyelenggarakan Pilkada yang dilakukan oleh murid-murid kelas 5. Loh ko bisa? Ya, adalah mata pelajaran PKN dengan materi Menghargai dan Menaati Keputusan Bersama, dimana didalamnya membahas mengenai musyawarah mufakat dan voting sebagai bentuk pelaksanaan demokrasi. Oleh karenanya agar siswa lebih bisa memahami dan menghayati makna dan pelaksanaan dari demokrasi ini maka dibuatlah bentuk kegiatan simulasi PILKADA, yang menyerupai PILKADA yang sesungguhnya. Lengkap dengan segala atribut pemilihan seperti kotak suara, bantal coblos, bilik suara, kertas suara, kepanitiaan, bahkan masa kampanye yang lengkap dengan pernak-pernik promosi bakal calon. Betapa pekan yang “panas” menjelang simulasi PILKADA ini.

Al Hasil, siswa pun melaksanakan simulasi pilkada selama pekan keempat bulan Februari 2013 dari kelas 5 Abu Bakar Ash Shidiq, 5 Umar Bin Khottob, 5 Usman Bin Affan, 5 Ali Bin Thalib secara serentak melaksanakan simulasi PILKADA. Mulai dari kedatangan ke tempat pemilihan, kemudian daftar ulang ke panitia pemilihan, antri menunggu panggilan, melaksanakan pencoblosan, memasukkan ke kotak suara, memakai tinta dan diakhiri dengan penghitungan suara. Semua berjalan lancar dan damai serta tidak ada friksi antara kandidat yang menang dan kalah karena pada hakikatnya ini adalah kemenangan bersama. Ustadz Drs. H. Andi Mulyono selaku guru pengampu PKN mengatakan bahwa hendaknya setiap guru bisa berinovasi dalam menyampaikan materi pelajaran, memang akan sedikit membutuhkan persiapan lebih tetapi hasilnya akan lebih maksimal. Video pelaksanaan simulasi PILKADA ini sudah diunggah ke situs youtube dan bisa dilihat disini.  Sepakat Ustadz Andi, seperti kata seorang filosof dari China Confusius, I hear and I forget. I see and I remember. I do and I understand. Ayo ditunggu kreatifitas inovatif dari guru-guru yang lainnya. (Imalia)

Baca juga artikel lainnya:
Video Pembelajaran Multimedia
Satu Lagi Dari SD Al Irsyad 01
Siapa Cepat Dia Dapat 
Bahasa Adalah Jendela Ilmu
Special for Women Only 
Getarkan Dunia Dengan Al Quran  
Habbitforming dengan Veltikultur 
Juara Lomba Cipta Puisi
Aku Bisa Menyembelih Ayam Sendiri 
Sung Serrrr... 
Ke Desa Ini Baru Beda 
Jaket, Jaket Apa Yang Bisa Dimakan?
Mas Paul, Bukan Mister Paul
Kunjungi Website Resmi SD Al Irsyad Al Islamiyyah 01 Purwokerto  klik http://sdalirsyad01pwt.sch.id/  

Selasa, 26 Februari 2013

Aku bisa menyembelih ayam sendiri (Catatan Selasa, 26 Februari 2013)



Selasa siang, jam dinding di aula basement SD Al Irsyad Al Islamiyyah 01 lokal selatan menunjukkan pukul 10.00 WIB. Di halaman aula terlihat murid-murid kelas 5 Abu Bakar Ashshidiq sedang menggerombol kedalam 4 kelompok. Sangat mengundang rasa ingin tahu bagi siapa saja yang melihatnya, karena banyak terdengar suara jeritan tidak tega terutama dari murid perempuan. Ada apakah gerangan? ternyata mereka sedang praktik meyembelih ayam, dengan didampingi oleh Ustadz Hasan Suwarto selaku guru pengampu Fiqh.

Murid-murid kelas 5 Abu Bakar Ashshidiq yang terbagi kedalam 4 kelompok ini melaksanakan praktik penyembelihan hewan. Sebelumnya diterangkan oleh Ustadz Hasan, bahwa menyembelih binatang yang dihalalkan merupakan bentuk ibadah kepada Alloh. Oleh karenanya agama kita mengatur cara-caranya, yakni pertama dengan mengucapkan lafadz basmalah, menggunakan pisau yang tajam, dan dipotong langsung pada bagian yang mematikan, tepat ditenggorokan.

Setelah selesai menyembelih ayam-ayam tersebut, dilanjutkan dengan praktik selanjutnya, yakni ayam yang sudah mati, di rendam ke dalam air panas kemudian dicabuti seluruh bulu-bulunya. setelah itu dibelah perutnya dan dikeluarkan kotoranya. Semua mereka lakukan sendiri, dengan pendampingan dari guru pendamping tentunya.

Inilah salah satu bentuk contoh pengajaran yang kontekstual, diharapkan dengan pembelajaran seperti ini murid memiliki kompetensi untuk bisa menyembelih binatang sendiri dan dengan cara yang baik sehingga bernilai ibadah. Subhanalloh, semakin besar harapan kami terhadapmu putra-putri penerus bangsa, asah terus kemampuanmu dengan berbagai bidang ilmu. Semangat! Video praktik penyembelihan hewan ini telah diunggah ke youtube dan bisa di lihat di sini  (Imalia)

Baca juga artikel lainnya:
Video Pembelajaran Multimedia
Satu Lagi Dari SD Al Irsyad 01
Siapa Cepat Dia Dapat 
Bahasa Adalah Jendela Ilmu
Special for Women Only 
Getarkan Dunia Dengan Al Quran  
Habbitforming dengan Veltikultur 
Pilkada lagi Pilkada lagi 
Juara Lomba Cipta Puisi
Sung Serrrr... 
Ke Desa Ini Baru Beda 
Jaket, Jaket Apa Yang Bisa Dimakan?
Mas Paul, Bukan Mister Paul


Kunjungi Website Resmi SD Al Irsyad Al Islamiyyah 01 Purwokerto  klik http://sdalirsyad01pwt.sch.id/ 

Black become Pink

Duh lama banget gag ngutak-atik ni blog, rindu banget, ganti warna ah, biar berganti suasana. Dari hitam ke pink, biar cerahan dikit. Sebetulnya aktifitas bogging, neeting dan webbing sih sama saja seperti sebelum-sebelumnya ga da yang brubah. masih rajin nulis, rajin hunting precious moment to catch in some picture, masih rajin update and upgrade. Tapi di rumah sebelah, hehe, mang punya berapa rumah? ok deh, have a nice activity then, May Alloh always blessing us,,, amin.

Senin, 25 Februari 2013

“SUNG, SERRR…”



Suasana Selasa pagi 23 Oktober 2012 di basemen gedung selatan SD Al Irsyad Al Islamiyyah 01 Purwokerto terasa sedikit berbeda. Seluruh siswa kelas 5 yang baru saja selesai menunaikan sholat dhuha terlihat sedang menunggu kedatangan seorang tamu yang special. Mereka dibuat penasaran siapakah gerangan tamu special yang katanya akan menyambangi dan membagikan “sesuatu” kepada mereka. Akhirnya rasa penasaran siswa-siswi kelas 5 ini pun terjawab sudah, Ustadzah Arini datang bersama seorang wanita muda berjilbab ungu. Ternyata tamu special yang berkunjung ke sekolah adalah alumni SD Al Irsyad 1 yang kini telah sukses baik di pendidikan, karir maupun keluarganya. Adalah Dhien Setiani, putri dari pasangan bapak Hartono dan Ibu Aris diundang untuk berbagi ilmu dan pengalaman suksesnya kepada adik-adik kelasnya.

Suasana makin meriah ketika kak Iin yang selalu menduduki peringkat 1-4 di kelasnya selama sekolah, memberikan rumusan kunci suksesnya dengan meminta adik-adik kelas 5 untuk berdiri dan mengikuti gerakan yang atraktif. “Ayo adik-adik ikuti kakak sambil bilang yang keras, 5S Sung Serrrrrr…”. Spontan siswa-siswi kelas 5 memeragakan gerakan dengan semangat dan riang. Apa itu 5S Sung Serrrrr, kak Iin lulusan SD Al Irsyad 01 11 tahun yang lalu ini selanjutnya menjelaskan bahwa rumusan sukses adalah Sholat, Shaum, Sodaqoh, Syukur, Sholawat. Sungguh-sungguh dan Sregep.

Tanpa terasa waktu kebersamaan habislah sudah, padahal siswa-siswi kelas 5 masih antusias untuk memberikan pertanyaan pada lulusan S1 Farmasi UGM yang sedang melanjutkan program pasca sarjananya itu. Siswa-siswi kelas 5 termotivasi untuk berprestasi seperti kak Iin, selalu rangking dikelasnya, aktif di organisasi, kuliah di Universitas favorit, IPK tinggi, berkeluarga diusia muda, dan sukses di bisnis. Siapa yang tidak ingin seperti kak Iin? Akhirnya wanita muda yang kini menggeluti dunia farmasi sebagai apoteker dan pengelola sebuah apotek di Karang Wangkal Purwokerto ini pun berpamitan kepada seluruh adik-adik kelasnya. Terima kasih kak Iin, datang lagi ya kali lain.(Imalia)

Baca juga artikel lainnya:
Video Pembelajaran Multimedia
Satu Lagi Dari SD Al Irsyad 01
Siapa Cepat Dia Dapat 
Bahasa Adalah Jendela Ilmu
Special for Women Only 
Getarkan Dunia Dengan Al Quran  
Habbitforming dengan Veltikultur 
Pilkada lagi Pilkada lagi 
Aku Bisa Menyembelih Ayam Sendiri 
Juara Lomba Cipta Puisi
Ke Desa Ini Baru Beda 
Jaket, Jaket Apa Yang Bisa Dimakan?
Mas Paul, Bukan Mister Paul


Kunjungi Website Resmi SD Al Irsyad Al Islamiyyah 01 Purwokerto  klik http://sdalirsyad01pwt.sch.id/ 

Translate